Materi2: Peralatan Mesin Komunikasi Kantor. Komunikasi dalam suatu organisasi, baik yang bersifat intern maupun ekstern dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Salah satu cara berkumunikasi adalah dengan menggunakan telepon. Bagi seorang sekertaris, telepon merupakan piranti pokok guna mendukung efektifitas dan efisiensi kerjanya. Komunikasiini diartikan sebagai komunikasi yang dilakukan pada diri sendiri. Aktivitas komunikasi ini sering kita lakukan, bahkan setiap hari. Misalnya berdoa, bersyukur, introspeksi diri, berimajinasi secara kreatif, dan sebagainya. 2. Komunikasi Interpersonal Komunikasi interpersonal ini deisebut juga dengan komunikasi antarpribadi. Etikaberarti norma, nilai, kaidah, atau ukuran tingkah laku yang baik. Komunikasi kantor ialah penyampaian warta yang mengandung macam-macam keterangan dalam bidang tata usaha dari seseorang kepada orang lain yang terjadi dalam lingkungan suatu kantor. Pada dasarnya komunikasi kantor dapat berlangsung secara lisan maupun tertulis. Sepertidi tempat sewa kantor tebet, banyak hal atau aktivitas yang dijalankan dalam sebuah kantor. Berikut ini adalah beberapa aktivitas dalam kantor. Aktivitas atau pekerjaan yang lebih mengacu pada komunikasi. Diantaranya adalah, meeting, briefing, konfrensi, wawancara, musyawarah, korespodensi, dan lain sebagainya. contoh mengisi surat lamaran kerja beli di fotocopy. Jika kamu ingin sukses di dunia kerja dan memiliki karier yang cemerlang, sebaiknya ketahui dulu cara melakukan komunikasi yang efektif. Dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tentunya akan membantu kita berkolaborasi serta menjaga hubungan dengan atasan dan rekan kerja. Menurut The Balance Careers, dengan mempunyai kemampuan komunikasi yang efektif, maka kita bisa mendapatkan sejumlah keuntungan. Misalnya, lebih mudah mendapatkan pekerjaan, memperoleh promosi jabatan, hingga mencapai kesuksesan karier di masa depan. Lantas, bagaimana sih cara melakukan komunikasi yang efektif? Jika penasaran, simak terus rangkumannya di bawah ini, ya! 1. Menjadi pendengar yang baik © Cara melakukan komunikasi efektif yang pertama adalah dengan mencoba menjadi seorang pendengar yang baik. Meskipun terdengar mudah, tapi masih banyak orang yang cukup kesulitan untuk melakukannya. Apalagi, saat ini lebih banyak orang yang senang berbicara ketimbang mendengarkan. Padahal, dengan menjadi pendengar yang baik bisa membuat lawan bicara lebih nyaman saat berbicara dengan kita. Itulah mengapa kemampuan active listening sangatlah diperlukan karena dapat membuat kita lebih mudah memahami apa yang dikatakan lawan bicara. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk melatih kemampuan yang satu ini. Misalnya dengan memperhatikan lawan bicara dengan baik hingga dia selesai berbicara. Setelah itu, kamu boleh merespon perkataan lawan bicaramu dengan memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan apa yang diucapkannya. 2. Perhatikan bahasa tubuh © Berkomunikasi bukan hanya dengan berbicara atau mendengarkan semata. Bahasa tubuh pun menjadi media dalam berkomunikasi. Karena itu, jika kamu penasaran seperti apa cara komunikasi yang efektif sebaiknya pahami juga mengenai komunikasi nonverbal. Melansir dari Entrepreneur, supaya komunikasi yang dilakukan bisa berjalan lancar, sebaiknya perhatikan juga bahasa tubuh yang digunakan. Misalnya supaya bisa terlihat lebih percaya diri sebaiknya jangan membungkuk saat berbicara. Selain itu, pertahankan kontak mata dengan lawan bicara. 3. Sampaikanlah pesan dengan efektif © Saat berkomunikasi, penyampaian pesan yang efektif juga sangat perlu diperhatikan agar lawan bicara bisa mengerti apa yang ingin kita sampaikan. Baik itu diucapkan secara langsung atau mengirim pesan lewat teks. Sebaiknya hindari berbicara atau mengirim pesan dengan bahasa yang berbelit-belit. Hal tersebut dapat membuat pesan yang hendak kamu sampaikan tidak mudah dimengerti oleh lawan bicara. Jadi, supaya kamu bisa melakukan komunikasi yang efektif, sebaiknya pikirkan dulu apa pesan yang hendak disampaikan. Kemudian, rangkai kalimat yang pas untuk menyampaikannya. Hal itu dilakukan agar pesan yang hendak kamu sampaikan bisa dimengerti oleh lawan bicara. 4. Tunjukkan kesan ramah kepada lawan bicara © Menunjukkan kesan ramah kepada orang yang kita ajak bicara juga akan membuatnya merasa lebih nyaman saat berkomunikasi dengan kita. Kesan ramah sendiri bisa kita coba tunjukkan dengan sejumlah cara. Misalnya, menanyakan kabarnya, berbicara dengan nada riang, hingga memberinya senyuman. Selain memberi kesan ramah, kamu juga mesti memasang sikap yang open minded di depan lawan bicaramu. Sikap tersebut akan membuatmu lebih terbuka dan paham seperti apa sudut pandang lawan bicaramu. Bersikap open minded memang sulit dilakukan. Apalagi, kalau lawan bicaramu memiliki sudut pandang yang sangat berlawanan denganmu. Namun percayalah, kalau kamu bisa menerapkan sikap ini, tentu kamu bisa melakukan komunikasi yang efektif dengan lawan bicara, meskipun kamu berlawanan sudut pandang dengannya. 5. Fleksibel saat berkomunikasi © Setiap orang memiliki karakter yang berbeda. Jadi, perbedaan karakter tersebut harus kamu pahami karena akan memengaruhimu dalam melakukan komunikasi yang efektif dengannya. Misalnya, kalau lawan bicaramu adalah orang yang sensitif dan mudah tersinggung, sehingga sulit untuk berkomunikasi dengan menggunakan bahasa yang lugas dan kasar. Maka dari itu, kamu harus berkomunikasi dengan bahasa yang halus tapi tetap dapat dipahami, agar lawan bicaramu mengerti dan tidak tersinggung. Selain itu, saat kamu masih kurang memahami perkataan dari lawan bicara, sebaiknya jangan sungkan untuk mencoba bertanya. Menurut Fremont mengajukan pertanyaan saat sedang berkomunikasi dengan orang lain sangatlah penting. Pasalnya, hal itu menandakan bahwa kamu tidak hanya mendengarkannya saja tapi juga memahami yang ia katakan. Itulah beberapa tips melakukan komunikasi efektif yang bisa kamu coba terapkan. Kamu harus ingat bahwa komunikasi adalah hal terpenting yang perlu kamu kuasai terutama jika ingin sukses di dunia kerja. Oleh karena itu, jangan remehkan lagi pentingnya untuk belajar berkomunikasi dengan orang lain, ya! Selain pembahasan di atas, jangan lewatkan bacaan menarik yang berkaitan dengan komunikasi dengan membaca beragam artikel dari Glints Blog. Dapatkan tips dan trik seputar ilmu komunikasi di tempat kerja yang dapat kamu implementasikan langsung dalam kegiatan sehari-hari. Menarik bukan? Yuk, klik di sini sekarang untuk temukan dan baca beragam artikelnya! Communication Skills for Workplace Success 14 Proven Ways to Improve Your Communication Skills Top 10 Tips for Effective Workplace Communication Komunikasi di tempat kerja sangat penting untuk kesuksesan. Sukses untuk Anda sebagai individu dan sukses untuk perusahaan. Tim bekerja jauh lebih baik dengan komunikasi yang jelas dan konsisten. Kemampuan Anda untuk berkomunikasi dengan baik secara langsung memengaruhi kesuksesan Anda, kesuksesan tim Anda, dan oleh karena itu kesuksesan perusahaan. Pada artikel ini, kita akan melihat mengapa komunikasi yang baik sangat penting di tempat kerja. Kami kemudian akan melihat 7 teknik komunikasi terpenting di tempat kerja yang perlu Anda ketahui. Anda akan dapat melihat dengan jelas mengapa memiliki keterampilan komunikasi yang kuat adalah sumber daya yang harus dimiliki untuk kesuksesan Anda di tempat kerja. Dengan itu, mari kita periksa mengapa komunikasi yang kuat sangat penting di tempat kerja. Mengapa Komunikasi Sangat Penting di Tempat Kerja Mampu berkomunikasi dengan baik akan membantu Anda dalam semua bidang pekerjaan Anda. Anda akan dapat bekerja lebih efektif dengan rekan kerja, atasan, dan klien Anda. Komunikasi yang kuat berdampak pada hubungan Anda dengan semua orang yang bekerja dengan Anda. Jika Anda seorang pemimpin, sangat penting bagi Anda untuk dapat menyampaikan informasi yang jelas kepada orang lain di tim Anda. Anda akan dapat membuat visi yang dapat dilihat semua orang. Anda dapat berbagi tujuan yang dapat dicapai oleh seluruh kelompok. Rasa tim yang jauh lebih baik dapat diciptakan oleh kemampuan Anda untuk berkomunikasi. Sebaliknya, Anda akan menjadi kapten kapal tanpa kemudi jika Anda tidak berkomunikasi dengan baik. Komunikasi yang jelas penting dalam setiap bidang kehidupan kita. Dari tempat kerja kami hingga hubungan pribadi kami. Kita dapat melihat 3 bidang pekerjaan kita di mana komunikasi sangat penting Komunikasi di Perusahaan Tidak dapat diremehkan betapa pentingnya komunikasi yang jelas dari para pemimpin perusahaan. Ini adalah area yang mudah dikenali jika itu adalah ya atau tidak. Pemimpin perusahaan yang menyampaikan pesan yang jelas tentang tujuan, nilai, dan budaya perusahaan memberikan layanan yang luar biasa kepada semua orang. Itu membuat semua orang pergi ke arah yang sama. Sebagai perusahaan, Anda akan mempekerjakan orang-orang yang sejalan dengan budaya dan nilai perusahaan. Semua orang tahu apa yang penting. Perusahaan yang memiliki komunikasi yang buruk dari para pemimpin menderita karenanya. Orang-orang yang bekerja untuk perusahaan tidak tahu apa yang penting. Mereka cenderung tidak tahu apa nilai-nilai perusahaan. Budaya menjadi sesuatu yang tidak bisa mereka ceritakan kepada siapa pun karena mereka tidak tahu. Apakah kita mencoba untuk tumbuh tahun ini? Seberapa banyak? Apa yang kita pedulikan sebagai sebuah perusahaan? Bagaimana kita tetap berada di depan atau setidaknya sejajar dengan pesaing kita? Apa perkembangan baru di industri kita? Sulit untuk mengetahui jawaban ini jika Anda tidak pernah mendengarnya dari para pemimpin. Komunikasi dalam Tim Anda Hampir semua orang bekerja dengan semacam tim. Tim Anda mungkin 2 atau mungkin dalam kelompok 20. Tidak masalah, Anda harus bisa berkomunikasi. Kemungkinan Anda semua berada dalam satu departemen sehingga Anda bekerja menuju tujuan bersama. Ini mungkin sebuah proyek yang bersiap-siap untuk diluncurkan atau merekrut untuk perusahaan Anda atau tim penjualan. Sangat penting untuk dapat berkomunikasi dengan jelas dengan anggota lain dari tim Anda tentang tujuan, proses, tantangan, dan persahabatan secara umum. Komunikasi dengan Bos Anda Sangat penting untuk dapat berkomunikasi dengan jelas dengan atasan Anda. Memiliki hubungan yang baik dengan atasan Anda memiliki banyak keuntungan. Hal ini memungkinkan Anda untuk mengetahui apa yang perlu Anda lakukan untuk menjadi sukses. Jika Anda tidak dapat berkomunikasi dengan atasan Anda, Anda tidak akan bisa mendapatkan sumber daya yang Anda butuhkan untuk melakukan pekerjaan Anda dengan baik. Anda harus dapat memiliki gambaran yang jelas tentang apa yang bos Anda definisikan sebagai kesuksesan dalam peran Anda. Semua ini tidak terjadi tanpa dialog terbuka yang solid dengan atasan Anda. 7 Teknik Komunikasi Penting di Tempat Kerja Mari kita lihat beberapa teknik komunikasi yang dapat meningkatkan kesuksesan Anda di tempat kerja. 1. Tersedia Salah satu cara termudah untuk memiliki komunikasi yang baik di tempat kerja adalah dengan selalu siap sedia. Saya telah bekerja untuk bos yang selalu tersedia untuk diajak bicara dan bersedia untuk terjun dan membantu. Saya telah bekerja dengan rekan kerja yang selalu menutup pintu ke kantor mereka dan membutuhkan waktu 4 hari untuk membalas email. Tebak skenario mana yang menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik? Tidak terlalu sulit untuk mengetahui yang satu itu. Dengan hanya tersedia, Anda membantu menciptakan suasana komunikasi yang nyaman di tempat kerja. 2. Bersikaplah Ramah Bersikap ramah kepada orang-orang yang bekerja dengan Anda adalah cara lain yang cukup mudah untuk memiliki keterampilan komunikasi yang baik di tempat kerja. Memiliki sikap positif dan kepedulian terhadap orang-orang yang bekerja dengan Anda sangat membantu. Ketika Anda memiliki sikap yang ramah dan menarik, orang-orang yang bekerja dengan Anda secara alami akan mengalir ke arah Anda. Mereka akan melihat Anda sebagai orang yang mudah didekati dan dengan mudah membuka diri kepada Anda. Jenis komunikasi ini mengarah pada kelompok yang bekerja sama dengan baik dan senang berada di sekitar satu sama lain. Ini membantu untuk mengembangkan rasa tim yang baik di tempat kerja. 3. Jadilah Pendengar yang Baik Saya telah membahas ini di artikel lain tetapi tentu saja perlu diulang. Komunikasi yang baik bukan hanya sekedar menyampaikan informasi. Ini juga tentang menjadi pendengar yang baik untuk memahami sepenuhnya apa yang dikatakan seseorang. Ketika Anda telah mengembangkan keterampilan mendengarkan dengan baik, Anda dapat sepenuhnya memproses apa yang dikatakan seseorang. Ini adalah misi penting untuk bekerja sama dengan seseorang. Anda harus bisa mendapatkan apa yang mereka katakan dan apa yang mereka komunikasikan kepada Anda. Ketika Anda sepenuhnya memahami seseorang, Anda dapat melakukan dialog komunikasi bolak-balik yang baik, dan menciptakan rasa tim dan keseimbangan yang hebat! 4. Jelas Berbagi informasi dengan jelas adalah salah satu teknik komunikasi terpenting di tempat kerja. Menjadi jelas adalah salah satu dari 7C komunikasi — kerangka kerja penting untuk mencegah miskomunikasi. Saya telah bekerja dengan orang-orang yang dapat berbicara selama 30 menit dan saya lebih bingung dengan pertanyaan yang saya ajukan di awal daripada ketika mereka menjawabnya. Saya yakin kita semua mengenal seseorang yang dapat menghasilkan banyak kata yang keluar dari mulutnya tetapi sebenarnya tidak mengatakan apa-apa. Jangan menjadi orang ini. Yang dilakukannya hanyalah menghambat komunikasi. Meskipun menyenangkan untuk berbasa-basi ketika Anda berbagi informasi penting, jelaskan dengan sangat jelas. Buat poin-poin yang diperlukan dan jangan membangun banyak bulu di sekitarnya. Katakan apa yang dibutuhkan dengan cara yang jelas. Tambahkan lebih banyak informasi jika diperlukan. Kejelasan adalah kuncinya. 5. Waspadai Komunikasi Non Verbal Ingat, komunikasi non verbal sama pentingnya dengan komunikasi verbal. Perhatikan bahasa tubuh orang lain saat Anda berinteraksi dengan mereka. Hal-hal seperti menyilangkan tangan dan mengerutkan kening seharusnya menjadi sinyal besar bahwa seseorang tidak setuju dengan Anda atau tidak mengerti. Sama pentingnya untuk menyadari komunikasi non verbal Anda sendiri. Tatap mata orang lain saat berbicara dengan mereka. Miliki sikap terbuka ketika seseorang berbicara kepada Anda. Ini mencerminkan bahwa Anda terbuka terhadap apa yang mereka katakan. Perhatikan isyarat komunikasi non verbal Anda dan orang lain . 6. Terbuka untuk Umpan Balik Pikirkan ini sebagai seseorang yang mampu dilatih. Ini sangat penting menjelang awal karir Anda tetapi juga sepanjang karir Anda. Setiap orang memiliki bos. Bahkan jika Anda adalah presiden sebuah perusahaan, Anda memiliki bos – pelanggan Anda. Bersikaplah terbuka terhadap masukan dari atasan, kolega, dan pelanggan Anda. Banyak orang memiliki masalah dengan kritik yang membangun. Saya menemukan ini adalah cara terbaik untuk belajar tentang diri sendiri dan yang lebih penting, meningkatkan diri sendiri. Jika Anda tidak mau mendengarkan umpan balik , Anda tidak akan pernah mengubah cara Anda melakukan sesuatu yang berarti Anda tidak akan pernah meningkatkan hasil Anda. 7. Berpikiran Terbuka Pikirkan tentang ini. Jika Anda tidak berpikiran terbuka saat berbicara dengan seseorang, kemungkinan Anda tidak akan mendengarkan dengan baik. Anda akan terlalu sibuk merumuskan tanggapan untuk berpikir secara objektif tentang apa yang dikatakan. Memiliki pikiran terbuka akan memungkinkan Anda untuk memiliki dialog yang kuat dengan orang lain yang mengarah pada kerja sama untuk memecahkan masalah. Post Views 9,963 Tidak dapat dipungkiri, ilmu komunikasi menjadi aspek yang paling dipertimbangkan di tempat kerja. Tanpa adanya komunikasi, mustahil jika pekerjaan dapat berjalan dengan lancar. Lalu apa sebenarnya pengertian dari ilmu komunikasi? Ilmu komunikasi adalah sebuah ilmu yang mempelajari tentang cara menyampaikan sebuah informasi baik ide atau gagasan dari satu orang kepada orang lain yang dilakukan menggunakan media, entah itu media tulisan, lisan, atau media yang lainnya. Komunikasi terdiri dari dua jenis yaitu komunikasi verbal dan non verbal. Komunikasi verbal merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan secara lisan maupun tertulis. Dengan model komunikasi verbal ini, diharapkan para pendengar atau pembaca bisa memahami dengan mudah apa pesan yang dimaksud. Contoh dari komunikasi verbal adalah bercakap-cakap secara langsung baik menggunakan media ataupun tidak menggunakan media, penyampaian informasi melalui surat, grafik, lukisan, gambar, dan lain-lain. Satu contoh lain terkait dengan komunikasi lisan adalah wawancara, misalnya bagaimana sebuah perusahaan mengetahui kompetensi dan kemampuan calon karyawan melalui wawancara kerja. Komunikasi non verbal adalah bentuk komunikasi yang disampaikan oleh komunikator kepada komunikan tidak menggunakan kata-kata, melainkan menggunakan bahasa isyarat, lambang-lambang, ekspresi wajah, dan lain sebagainya. Dengan begitu seorang komunikan dapat menyimpulkan apa arti dari bahasa isyarat atau lambang atau ekspresi wajah yang dimaksudkan oleh komunikator. Contoh dari komunikasi non verbal adalah menangis menandakan bahwa dirinya sedang bersedih. Mengangguk artinya setuju. Menggelengkan kepala artinya tidak setuju. Mengangkat alis sebagai tanda bahwa dirinya tidak percaya, dan masih banyak lagi yang lainnya. Komunikasi sangatlah penting dalam kehidupan bermasyarakat, apalagi dalam komunikasi yang bersifat profesi, misalnya komunikasi di tempat kerja. Dengan komunikasi, Anda bisa menjalin sebuah relasi dengan seseorang ataupun sekelompok orang yang pastinya sangat diperlukan sebagai makhluk sosial. Tidak hanya di dalam kehidupan bermasyarakat saja, komunikasi juga sangat diperlukan di dalam kantor. Ya, sebuah kerjasama antara satu karyawan dengan karyawan yang lainnya tidak akan terjalin tanpa adanya komunikasi. Jika Anda bekerja sebagai karyawan kantoran dan belum paham bagaimana cara berkomunikasi yang baik, simak informasi mengenai 10 cara Komunikasi di tempat kerja yang efektif bagi karyawan berikut ini. 1. Sederhanakanlah hal yang rumit Sebagai karyawan harus bisa menyampaikan informasi secara jelas, baik kepada karyawan lain maupun kepada client. Memang tidak mudah untuk menyampaikan informasi secara jelas, terlebih lagi jika informasi tersebut terlalu susah untuk dijabarkan. Anda harus terampil dalam menyusun kata-kata agar informasi yang disampaikan dapat dengan mudah dipahami oleh lawan biacara Anda. Jangan sampai menyusun kata-kata yang Anda sendiri tidak paham maksudnya. Hal tersebut justru akan semakin memperburuk situasi di tempat kerja Anda. Serumit apapun informasinya, Anda harus bisa menyampaikannya menggunakan kata-kata yang sederhana dan mudah dipahami oleh orang lain untuk menghindari kesalahpahaman dalam menangkap informasi yang Anda sampaikan. 2. Pilih jalur diplomasi untuk menyelesaikan konflik Sebaik apapun dan sesabar apapun seorang karyawan, pastinya akan ada saja konflik yang terjadi. Terlebih lagi jika Anda tergabung dalam sebuah tim, berbagai macam konflik selalu hadir, entah itu konflik kecil ataupun besar sekalipun. Dalam beberapa kasus, konflik kecil memang mudah untuk diselesaikan, namun ada pula yang bermula dari konflik kecil menjadi melebar dan sulit untuk diatasi. Kondisi seperti inilah yang membuat suasana kantor menjadi tidak kondusif dan pekerjaan menjadi berantakan. Upaya yang sebaiknya dilakukan agar konflik tidak berkembang adalah dengan membiasakan cara berbicara yang baik di tempat kerja. Selesaikan masalah dengan pikiran terbuka dan tidak memihak satu sama lain. Setiap karyawan harus senantiasa menjalin hubungan yang baik dengan karyawan lain agar suasana kerja menjadi lebih nyaman dan pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik. 3. Berbicara secara langsung Seiring dengan berkembangnya zaman, komunikasi pun ikut mengalami kemajuan salah satunya dengan media surat elektronik yang digunakan sebagai cara berinteraksi dengan rekan kerja ataupun client. Ya, meskipun cara tersebut sangatlah praktis namun hal ini bisa menimbulkan suatu masalah jika karyawan tidak menguasai bahasa surat yang baik. Tentu hal tersebut akan menimbulkan masalah besar karena penyampaian informasi sulit dipahami oleh pembacanya dan seringkali menimbulkan kesalahpahaman. Dengan menggunakan surat elektronik, Anda tidak bisa menebak ekspresi wajah maupun bahasa tubuh dari lawan bicara, tentu akan berbeda jika Anda mengobrol secara langsung tanpa ada perantara. Perkembangan teknologi memang harus diikuti agar tidak ketinggalan zaman, namun perlu diingat juga bahwa bercakap-cakap secara langsung merupakan salah satu bentuk komunikasi yang paling efektif karena dapat meminimalisir terjadinya kesalahpahaman atau salah pengertian diantara kedua belah pihak. 4. Menghargai adanya perbedaan kebudayaan di tempat kerja Kesuksesan perusahaan merupakan sebuah prestasi yang membanggakan bagi semua pegawai yang ada di dalamnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa kantor tersebut dapat melakukan kerjasama dengan negara asing, misalnya merekrut karyawan asing. Meskipun memiliki budaya yang berbeda, namun sebagai karyawan yang baik sebaiknya ikut menghargai perbedaan budaya tersebut agar kerjasama dapat berjalan dengan baik. Bekerja sama dengan warga asing memang gampang-gampang susah, tak heran jika sering terjadi miskomunikasi dari hal-hal kecil yang menimbulkan pemahaman berbeda antara sesama karyawan atau dengan warga asing yang terkait. Untuk itu, penting sekali diterapkannya sikap saling menghargai antar nilai-nilai kebudayaan bagi setiap karyawannya. Hal-hal sepele seperti tidak menampakkan gestur tubuh yang menggangu perasaan, pemilihan kata yang sopan adalah salah satu cara untuk menjaga terjalinnya komunikasi yang baik. 5. Memberikan feedback yang baik Hargailah lawan bicara Anda. Berilah respon yang positif. Etika saat berbicara adalah mendengarkan apa yang dikatakan oleh lawan bicara dengan baik. Setelah itu Anda wajib memberikan respon ataupun tanggapan terhadap apa yang telah disampaikan oleh si pembicara. Meskipun Anda tidak suka dengan lawan bicara, namun tetaplah tersenyum dan berikan tanggapan yang positif. Terlebih lagi jika Anda bekerja sebagai costumer service yang setiap harinya berhadapan dengan dengan pelanggan. Dari berbagai macam latar belakang yang dimiliki oleh pelanggan, seorang costumer service harus bisa memberikan pelayanan terbaiknya tanpa pandang bulu. Kredibilitas perusahaan juga dapat dilihat dari cara karyawan melayani pelanggan Servis. Jika Anda memberikan respon yang positif kepada setiap pelanggan, maka kredibilitas kantor akan semakin meningkat dan costumer akan semakin betah menggunakan jasa atau membeli produk dari perusahaan Anda. 6. Sesuaikan antara perkataan dan perbuatan Sikap yang Anda tonjolkan di kantor harus sesuai dengan perkataan Anda. Jaga kepercayaan sesama rekan karyawan dan juga atasan Anda. Sulit memang menjaga agar perkataan dan perbuatan agar selaras, namun demi mendapatkan kepercayaan dari pimpinan ataupun karyawan lainnya hal tersebut harus diterapkan. Jangan buang waktu dengan membual, carilah perhatian dari pemimpin dengan hasil. Pemimpin yang baik pasti akan memberikan perhatian dan hadial sesuai hasil kerja yang Anda lakukan. Di dalam dunia kerja, menyampaikan perkataan yang tidak sesuai akan membuat pekerjaan menjadi berantakan sehingga dapat menurunkan produktifitas kerja. Sebaiknya jangan beritahukan informasi apapun kepada karyawan lain sebelum ada pemberitahuan bahwa informasi tersebut memang benar adanya untuk menghindari kesalahpahaman yang akan berdampak buruk bagi kehidupan kantor dikemudian hari. Untuk menghindari adanya perkataan dan perbuatan yang tidak selaras, mintalah teman terbaik Anda untuk mengingatkan jika tindakan Anda sudah melenceng dari SOP. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari perkataan dan perbuatan yang tidak selaras, karena selalu ada yang mengingatkan ketika Anda salah. 7. Presentasi secara visual Jika Anda diharuskan untuk berkomunikasi dengan cara presentasi, maka menggunakan ilmu “satu gambar dapat menjelaskan 1000 hal” bisa menjadi cara yang efektif. Otak manusia akan lebih responsif dengan sebuah gambar daripada dengan tulisan. Sebuah presentasi yang baik harus bisa membuat pendengarnya menangkap maksud dari pembicara. Untuk itu, pembicara harus menggunakan bahasa yang baik dan juga pemilihan kata yang tidak bertele-tele agar mudah dipahami audiens. Buatlah Power Point, Anda akan lebih mudah untuk menyampaikan informasi kepada para pendengar, syaratnya agar menarik, tidak memuat banyak tulisan, ambil point-pointnya saja dan sertakan pula data dalam grafik atau gambar. Presentasi dikatakan berhasil jika Anda bisa menjelaskan informasi secara sederhana dan tidak menimbulkan makna ganda bagi pendengarnya. Informasi tersampaikan. Dengan menggunakan presentasi secara visual dapat menghindari adanya miskomunikasi akibat penjelasan yang belum atau lupa disampaikan, atau menambah penjelasan yang dirasa kurang. 8. Jadilah humoris dan menyenangkan Komunikasi akan terjalin dengan efektif jika tidak ada ketegangan di dalamnya. Nah, untuk mencairkan suasana, Anda bisa sesekali menyelipkan humor saat berbicara. Hal ini tidak akan menjadi masalah jika humor yang Anda keluarkan tidak menyinggung orang lain. Cara ini sudah terbukti efektif untuk membangun keakraban dan juga kecanggungan saat berbicara. Di dalam sebuah tim, setiap anggotanya harus bisa bekerjasama dengan baik agar tujuan dari kantor tersebut dapat terwujud. Dengan sedikit bergurau dapat membuat suasana tim menjadi lebih santai dan ide-ide cemerlang dapat dengan mudah disampaikan tanpa adanya tekanan. Menjadi orang yang menyenangkan juga akan menjadikan Anda lebih populer dan Anda pun dapat bekerjasama dengan baik dengan rekan kerja lainnya, sehingga tim Anda menjadi solid dan tak jarang mendapatkan pujian dari pimpinan. 9. Menerima masukan Dalam dunia kerja, Anda akan bertemu dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda. Nah, dari situlah Anda harus bisa memahami karakter dari orang lain dan juga harus bersifat terbuka terhadap kritik atau masukkan dari rekan kerja Anda. Jangan langsung terbawa emosi jika ada karyawan yang mengkritik Anda, melainkan jadilakanlah kritikan tersebut sebagai masukan yang membangun agar Anda bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi. 10. Murah senyum Murah senyum akan menjadikan Anda dipandang positif oleh semua rekan-rekan di kantor. Komunikasi pun akan berjalan dengan baik dan efektif jika dilandasi rasa nyaman. Dengan memberikan senyuman di awal percakapan akan membuat suasana pembicaraan menjadi lebih santai dan lebih hidup. Komunikasi ditempat kerja yang efektif akan tercipta jika antara komunikator dan komunikan saling memberikan respon yang positif dan tujuan dari komunikasi dapat terlaksana. Setidaknya 10 cara berkomunikasi di tempat kerja yang efektif bagi karyawan tersebut dapat Anda contoh agar suasana kerja di kantor lebih kondusif dan nyaman. Bagaimana tertarik untuk mencobanya?

sebutkan empat aktivitas komunikasi dalam kantor